Diposting oleh
Feri Noperman
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sebagian dari kita mungkin pernah atau bahkan sering menanyakan segala sesuatu yang ada di sekitar. Salah satunya terutama terkait dengan makna hidup dan kehidupan. Untuk mencari tahu jawabannya, kita pun melakukan perenungan. Hasilnya? Mungkin terjawab, mungkin juga tidak. Tapi setidaknya kita sudah mengusahakan.
Bagi yang telah berhasil menemukan jawaban, hasilnya dapat dibagikan kepada sesama. Jika temuan itu dituliskan secara sederhana, maka tulisan itu semakin mudah diterima dan dicerna. Kalaupun sifatnya hanya sementara, tidak masalah. tetap saja itu berguna bagi siapa pun yang membacanya.
Khusus untuk seorang penulis, melakukan perenungan malah harus dijadikan rutinitas. Perenungan sangat dibutuhkan terutama untuk mengasah ketajaman berpikir secara luas sekaligus mendalam. Perenungan juga dapat melatih keterampilan berpikir secara sistematis, logis, holistik, dan komprehensif. Untuk konteks era digital seperti sekarang ini, kemampuan melakukan perenungan merupakan pembeda yang paling mencolok antara manusia dengan teknologi kecerdasan buatan.
Gagasan yang diperoleh dari hasil perenungan yang serius biasanya unik, menarik, luas, mendalam, dan penuh makna. Seorang penulis yang berhasil melakukan itu berkewajiban menuliskannya secara efektif, lalu membagikannya kepada sesama agar manfaatnya dapat menyebar ke segala arah. Tulisan seperti itu diharapkan dapat menggugah kesadaran para pembaca sehingga menjadi lebih bijaksana. Tidak kalah pentingnya, tulisan itu dapat menjadi amal jariyah bagi penulisnya.
Halaman Renungan pada situs ini disediakan bagi siapa saja yang pernah melakukan perenungan, memperoleh makna dan hikmah dari renungan-renungannya, serta berhasil menuliskannya. Silakan bagikan tulisan itu ke situs ini dengan cara mengirimkan naskahnya ke email yang tersedia di bagian profil. Sebelum itu, silakan menikmati hasil perenungan-perenungan yang telah disajikan di bawah ini.
Jika Anda merasa dunia selalu terlihat gelap, sempit, penuh dengan penderitaan, atau tidak ada indah-indahnya sama sekali. Mungkin kesalahan bukan terletak pada dunia di luar sana. Mungkin kesalahan itu terletak pada kacamata yang Anda gunakan selama ini untuk melihat dunia. Kacamata itulah yang disebut paradigma. Bagaimana kita mengenali paradigma kita sendiri? Apakah paradigma itu dapat diubah, misalnya dibersihkan dari kotoran-kotoran? Baca selengkapnya >>>
Pada tataran makro kosmis (alam semesta besar), umur manusia tidak ada artinya sama sekali jika dibandingkan dengan umur planet, bintang, galaksi, lubang hitam sangat masif, serta banyak benda langit lainnya. Saat ini diperkirakan alam semesta tempat kita berada sudah berumur 13,77 miliar tahun. Galaksi bimasakti tempat tata surya kita berada sudah berumur 13,5 miliar tahun. Matahari (bintang terdekat dari bumi) telah berumur 4,6 miliar tahun. Sementara bumi sudah berumur 4,5 miliar tahun. Sementara umur manusia? Apakah hidup manusia cukup bermakna? Baca selengkapnya >>>
Dulu saya sering galau, karena selalu diminta memilih salah satu dari beberapa pilihan yang ada. Ketika tamat SMP, saya dihadapkan pada pilihan apakah mau menjadi seniman atau montir. Sebenarnya hati kecil saya lebih memilih ingin menjadi seniman. Saat itu saya suka menggambar dan melukis. Tapi kata orang-orang sekitar, masa depan seniman tidak jelas. Saya pun kemudian memilih (sebenarnya lebih ke arah dipilihkan) menjadi montir (masuk STM jurusan otomotif). Apakah pilihan-pilihan saya selama ini sudah tepat? Apakah pilihan itu berhasil mengantarkan ke titik kesuksesan? Bagaimana dengan kebahagiaan? Mana yang lebih penting? Baca selengkapnya >>>
Musibah berasal dari Bahasa Arab mushiibatan yang berarti segala yang menimpa pada sesuatu baik berupa kesenangan maupun kesusahan. Akan tetapi, umumnya orang memaknai musibah dengan kesusahan. Padahal, kesenangan pun hakikatnya musibah juga. Dengan musibah, Allah SWT hendak menguji siapa yang paling baik amalnya. ''Sesungguhnya kami telah jadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, karena Kami hendak memberi cobaan kepada mereka. Siapakah di antara mereka yang paling baik amalnya.'' (QS Al-Kahfi (18): 7). Baca selengkapnya >>>
Bagi saya, pendidikan sangat penting, terutama dalam kehidupan pribadi. Pendidikan telah mengubah banyak hal di dalam diri saya. Mungkin saya belum berhasil menjadi orang yang sangat hebat, terkenal, dan luar biasa. Saya belum sampai menjadi rektor universitas kelas dunia, pemimpin perusahaan raksasa, pemimpin partai besar, penemu rumus-rumus spektakuler, pencipta teknologi canggih, pencipta lagu-lagu popular, pengarang buku best seller, atau tokoh-tokoh hebat lainnya. Tapi setidaknya pendidikan telah membantu saya menemukan banyak hal berharga dalam hidup. Apa saja itu? Bagaimana pendidikan telah membantu saya menemukannya? Baca selengkapnya >>>
Pada dasarnya, dunia nyata maupun dunia maya itu indah. Tapi manusialah yang sering mengotorinya dengan umpatan, cacian, hasutan, sumpah serapah, perundungan, serta hal-hal negatif lainnya. Kenapa masih ada orang yang berperilaku seperti itu? Karena mereka belum mampu memerdekakan dirinya dari pikiran negatif, penyakit hati, dan banyak hal negatif lainnya yang bersemayam di dalam dirinya. Seperti apa musuh-musuh itu? Bagaimana memerdekakan diri dari mereka? Baca selengkapnya>>>
Belakangan ini begitu banyak kebencian yang menyebar tidak terkendali terutama di berbagai media sosial. Hal itu membuat jempol saya pun tergelitik untuk turut bergoyang memberikan komentar dan menuliskan tulisan ini. Kebencian memang bagian yang tidak terpisahkan di dalam diri kita sebagai manusia. Tapi tentu tidak semua hal harus dan dapat kita benci. Kalau pun kita ingin memelihara kebencian, maka bencilah satu hal. Apa itu? Baca selengkapnya >>>
_______________________________________
Komentar
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar positif dan membangun untuk kebaikan kita bersama. Terimakasih.